

- 15:08
Pengunjung Warnet Akan Diperketat?Maraknya kejahatan yang dilakukan melalui internet maupun telepon seluler membuat jajaran Polri beserta Departemen Informasi Komunikasi akan mengetati para pengguna kedua jasa layanan komunikasi tersebut.
Polhukam - KC/KG/AMO
Menurut AKBP Edy Hartono, penyidik senior cyber crime Mabes Polri, Polri akan melakukan sosilisasi tentang kewajiban bagi pengelola warnet untuk membuat buku tamu yang mencatat data pengunjung […] - 14:10
Dilantik Pengurus Cabang Kagama SurakartaProf.Dr.Kapti Rahayau Kuswanto selaku pengurus Keluaraga Alumni Universitas Gajahmada(Kagama) pusat sabtu ,22 Nopember 2008 telah melantik sekaligus telah menyematkan Pin kepada pengurus Kagama cabang Surakarta periode 2008-20011
Solo-AMO
Pengurus wilayah Surakarta diketuai Budi Suharto.SH.Msi di Taman BaleKambang Surakarta. Pengurus baru yang diklengkapi dewan penasehat dan 4 kepala bidang,salah satunya Ir Joko Wdodo yang juga merupakan Walikota […] - 14:02
Mengapa Susah Orgasme?Meski banyak pria egois yang merasa hanya dia yang harus dipuaskan, namun tak sedikit pria yang berpendapat klimaks pasangan adalah indikasi kejantanannya.
Ragam - KC/MSNBC/AMO
Diam-diam mereka akan merasa tertekan karena tak bisa membahagiakan istrinya.
Sayangnya hampir 50 persen wanita belum pernah mengalami orgasme. Menurut Dr.Gail Saltz, penulis buku Anatomy of a Secret Life: The Psychology […] - 13:50
Nasi Goreng Jawa
Nasi Goreng Jawa,enak buat sarapan pagi.
Silahakan dicoba!Tips-AMO
Bahan-bahan :
-Nasi secukupnya
-Bawang merah 3 siung
-Bawang putih 3 siung
-Garam secukupnya
-Penyedap rasa
-Terasi
-Cabe kecil
Cara Membuat :
Bawang merah,bawang putih,garam,terasi,cabe ditumbuk hingga halus,masukkan kedalam wajan dengan diberi minyak goreng sedikit,tongseng hingga harum,masukkan nasi lalu ditongseng hingga bumbu dan nasi mencampur,beri sedikit penyedap rasa.
Angkat dan sajikan.
Penulis : Maria/AMO - 13:20
Banyaknya “Wartawan Bodrek”Pejabat Sragen Sulit DitemuiRombongan orang yang mengaku sebagi “wartawan”, banyak berkeliaran masuk keluar kantor dinas di kabupaten Sragen,datang dengan berombongan sekitar 4 orang kadang malah lebih, ini yang menjadikan beberapa pejabat di Sragen sulit untuk dikonfirmasi.
Sragen-AMO
Banyak orang yang mengaku “wartawan“tanpa mempunyai media yang jelas banyak berkeliaran di kabupaten Sragen, kedatangnnya sealu berombongan sekitar 4 sampai 6 […] - 13:06
Madonna Resmi Cerai[…]
- 12:54
Hyundai Yakin Bisa Buat Mobil Irit BBM Tahun 2015Menyemarakkan Los Angeles Auto Show 2008, Hyundai mendeklarasikan misinya membuat mobil yang paling irit BBM di dunia di tahun 2015.
Ragam - Inilah/AMO
Tekad bulatnya ini untuk melampaui standar ekonomis bahan bakar tahun 2020 dengan konsumsi 12,25 kilometer per liter.
Sebagai pembuka, Hyundai saat ini tengah gencar memperkenalkan Hyundai Sonata Hybrid yang siap melaju di […] - 11:01
Prabowo,Tunggu Hasil Pemilu 2009Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya(Gerindra) .Prabowo Subianto belum memastikan apakah akan akan maju dalam bursa pemilihan Presiden(Pilpres) mendatang. Pasalnya dirinya juga masih menunggu hasil yang akan dicapai partainya dalam pemilu 2009.
Solo - AMO
“Sebagai ketua partai baru saya juga belum bisa pastikan apakah akan maju atau tidak dalam Pilpres mendatang,namun yang terpenting pengabdiannya pada […] - 10:40
Ditinggal Tunangannya Menikah, ABG MeranaMemang keterlaluan sekali apa yang telah dilakukan Saifudin 21 tahun, Warga Muru’an Mojoagung Jombang, pasalnya, sudah mempunyai tunangan, malah menikah dengan perempuan lain.
Mojoagung - AMO
Sudah barang tentu perbuatan Saifudin ini ditentang oleh pihak keluarga Indah 15 tahun, Warga Brudu Lor Sumobito Jombang.
Pasalnya, Saifudin dan Indah sudah menjalin hubungan selama satu tahun, dan itupun sudah […] - 10:30
Petugas” PLN gadungan” bergentayangan di wilayah UPJ Solo KotaAkhir-akhir ini,tersiar kabar adanya orang yang mengaku dari PLN UPJ Solo Kota, yang melakukan penipuan di beberapa perumahan dengan modus kenaikan tarif listrik.
Solo - AMO
Dalam beberapa hari ini PLN UPJ Solo Kota dikejutkan dengan banyak warga yang komplain karena adanya petugas yang mengaku dari PLN denagn meminta uang guna kenaikan tarif baru.
Seperti dituturkan salah […] - 10:05
3 Tahun Ditelantarkan, Suami Dilaporkan Ke PolisiSelama kurang lebih 3 tahun, Munir 29 tahun, warga Sambung Rejo, Sukodono Sidoarjo tidak pulang dan sama sekali tidak memberi nafkah baik lahir maupun batin kepada Istrinya dan anaknya.
Malang - AMO
Munir yang berprofesi sebagai sopir ini, belakangan diketahui mempunyai Wanita idaman lain (Wil) asal Kepanjen Malang.
Ironisnya, kedua orang tua Munir menyetujui akan apa yang […] - 10:02
Pesta Cubbers hentakan The Sunan HotelMusic room (Musro) The Sunan Hotel Solo kembali menggelar pesta untuk para clubbers, Rave Republic. Pesta clubbers bertajuk”Femme Futale”, dan digelar malam ini sabtu 22/11 WIB di Musro. Kali ini pengunjung perempuan bebas biaya masuk atau free for ladies.
Solo - Amo
Event kali ini akan terasa istimewa dengan penampilan dari DJ Ayu dan permainan visual […] - 7:10
Es Campur SegarResep Es Campur, silahkan anda mencobanya.
Tips - AMO
BAHAN:
150 g manisan mangga basah, iris tipis
12 buah leci segar, kupas, buang bijinya, belah 2
100 g manisan kolang-kaling hijau, siap pakai, belah 2
200 g nata de coco
Es serut
3 sdm sirop cocopandan
3 sdm susu kental manis
Sirop, aduk rata:
100 ml sirop cocopandan
150 ml susu cair
CARA MEMBUAT:Susun manisan mangga, […]
- 6:18
Sita Shabu dan Ekstasi di Bandara Soekarno-HattaMeski sering tertangkap, pelaku narkotika sepertinya tak pernah jera melakukan aktivitas mereka.
Polhukam - BNN/National News/AMO
Dengan berbagai cara mendistribusikan barang haram itu ke kaki tangannya. Sebuah bingkisan berisi 50 gram shabu dan 995 butir ekstasi berhasil disita petugas bea dan cukai Bandara Soekarno-Hatta, Rabu malam (19/11).
Kepala Pelaksana Harian Humas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris […] - 5:46
Kerukunan Antar Etnis di Pecinan SemarangMeskipun nama Pecinan telah lama melekat di Kelurahan Purwodinatan,Gabahan, Jagalan dan Kranggan namun warga di daerah tersebut tidak hanya terdiri dari etnis Tionghoa saja. Keragaman etnis dan agama muncul di Pecinan Semarang. Uniknya, meski demikian, kerukunan tetap terjaga.
Semarang / AMOMeskipun masuk dalam kawasan Pecinan Semarang, Kelurahan Purwodinatan memiliki perbedaan mencolok jika dibandingkan […]
Andaryoko Wisnu Prabu = Shodancho Supriyadi???
Andaryoko Wisnu Prabu (88), pensiunan Sekretaris Karisidenan Semarang, Jawa Tengah mengaku dirinya sebagai Shodancho Supriyadi, pahlawan nasional pemimpin pemberontakan Pembela Tanah Air (Peta), Blitar yang selama ini dinyatakan hilang.
Ragam (ANT/AMO) –
Andaryoko menceritakan, dirinya mantan Menteri Keamanan Rakyat pertama di masa Bung Karno, pengawal utama Presiden Soekarno, dan memiliki nama panggilan khusus dari Bung Karno yakni Sup.
Bukan hanya cerita, Andaryoko juga menunjukkan sejumlah foto diri dan istrinya saat berada di antara pertemuan Bung Karno. Ia memiliki foto lainnya semasa masih muda yang menurutnya sama dengan foto yang tertera di buku-buku ilmu sejarah.
Warga Jalan Mahesa Raya No 1, kompleks Perumahan Kekancanmukti, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang ini mengaku dalam sejumlah foto yang ia miliki tidak berkumis beda dengan kondisi sekarang. Ia mengaku, memelihara kumis untuk menyembunyikan identitas dirinya.
Alasan menyembunyikan identitas diri sebagai Supriyadi selama ini karena menganggap pascakekalahan memimpin pemberontakan Peta tahun 1945, situasi tidak aman. Alasan lain, karena malu kalah perang akibat kurang personel dan persenjataan.
Cucu Andaryoko, Bachtiar (30) mengaku, sebenarnya dirinya mendapat pengakuan Andaryoko sebagai Supriyadi sejak tahun 2003. Andaryoko menceritakan bahwa dirinya tahu dengan detail kejadian sejarah.
Istri Andaryoko, almarhumah Fatma Fatandari yang berasal dari Pekalongan sudah meninggal tahun 2004 dan hasil pernikahannya, ia memiliki empat anak dengan delapan cucu.
Orang Ke-10
Pengakuan Andaryoko sebagai Supriyadi, pahlawan nasional akhirnya berkembang. Sejumlah pihak baik dari Pemerintah Provinsi Jateng, Polda Jateng, maupun Pemerintah Kota Blitar datang ke Semarang untuk melihat kasus pengakuan Andaryoko dari dekat.
Kepala Bagian Humas Pemkot Blitar, I Made Sukawardika mengatakan, pengakuan menjadi Supriyadi, pejuang Peta sudah berulang kali terjadi. Pengalaman sebelumnya, seluruhnya pengakuan bohong.
“Ini orang kesepuluh yang mengaku Supriyadi,” kata Made.
Made menjelaskan, pada pengakuan sebelumnya, Pemkot Blitar tidak pernah mempedulikan. Namun, berbeda saat media massa memberitakan soal pengakuan Andaryoko menjadi Supriyadi.
“Kalau pengakuan yang dulu-dulu berdasarkan `klenik` aliran kebatinan. Tetapi untuk pengakuan Andaryoko dilengkapi dengan data, foto, cerita, pakar sejarah, bahkan buku yang menulis adalah sejarawan dan dilakukan bedah buku. Jadinya kami proaktif ingin mengetahui hal ini,” katanya.
Made bersama Yusuf Effendi, dari bagian Kesbang Linmas Blitar serta satu orang kameramen ditugaskan Wali Kota Blitar untuk langsung menemui Andaryoko dan mencari informasi yang berkaitan dengan hal tersebut. Sampai saat ini Pemkot Blitar masih mengakui Supriyadi sebagai ikon sejarah Kota Blitar bersama Bung Karno.
“Kami ke sini dengan surat tugas dari walikota untuk mencari informasi soal Andaryoko,” kata Made.
Made menjelaskan, jika benar Andaryoko adalah Supriyadi pejuang Peta, maka Pemkot Blitar akan membawa Andaryoko ke Blitar untuk menceritakan kepada masyarakat. Pemkot Blitar siap memfasilitasi seluruh hal yang diperlukan termasuk keamanan.
Oleh karena itu, Made menambahkan, saat ketemu langsung dengan Andaryoko satu pertanyaan yang akan langsung diajukan adalah soal pengakuan Andaryoko. “Kalau Andaryoko berani mengatakan `saya Shodancho Supriyadi`, maka kami akan langsung melakukan pembuktian. Kami akan mengajaknya ke Blitar,” katanya.
Namun, kalau yang bersangkutan bukan Supriyadi maka Pemkot Blitar berharap kepada aparat kepolisian agar bertindak tegas dan mencegah hal-hal tersebut tidak terulang kembali.
“Kami mengharapkan persoalan ini segera tuntas dan segera diperoleh kesimpulan,” katanya.
Penelitian
Pengakuan Andaryoko juga menggugah aparat kepolisian melakukan penelitian dan penelusuran yang bersangkutan di antaranya dengan akan melacak asal-usul keluarganya.
“Kita akan memulai dengan melacak siapa Andaryoko dan dari mana asal- usulnya,” tegas Kapolda Jateng, Irjen Polisi FX Sunarno.
Kapolda menjelaskan, langkah tersebut diharapkan akan dapat diketahui siapa sebenarnya Andaryoko. Apakah yang bersangkutan benar Supriyadi yang selama ini telah dinyatakan menghilang atau meninggal dunia.
Atau kalau memang tidak benar mengapa dia “melempar” pengakuan kontroversial. Oleh karena itu, terlebih dahulu akan dilihat motivasinya.
“Yang jelas, kalau memang Andaryoko ini Supriyadi ya syukur. Namun kalau tidak, apa motif dan latar belakangnya hingga dia ngaku-ngaku,” katanya.
Bagi sejarawan Asvi Marwan Adam, kasus orang mengaku sebagai Supriyadi bukan hal baru dan sudah ada sejak pemerintahan Soeharto dan Try Soetrisno.
Asvi menceritakan, saat Try Soetrisno menjadi Wapres, di Yogyakarta ada saudara tiri Supriyadi, Ki Hutomo Darmadi yang mengaku sebagai Supriyadi. Try Soetrisno kemudian ke Yogyakarta dan mewancarai orang tersebut dengan Bahasa Belanda. Tetapi, yang bersangkutan tidak bisa menjawab.
Salah satu cara untuk mengetahui benar tidaknya Supriyadi bisa lewat bahasa, karena Supriyadi sangat mahir Bahasa Belanda dan Jepang. Supriyadi pernah belajar di Mosvia, lembaga studi Bahasa Belanda saat itu.
Menurut Asvi, terkait pengakuan Andaryoko ada beberapa hal yang bertentangan dengan fakta sejarah. Dalam sejumlah wawancara di Semarang, Andaryoko tidak pernah menyebut Bahasa Belanda maupun Jepang.
“Mungkin dia seorang Peta tapi bukan Supriyadi,” kata Asvi.
Bagi warga sekitar, Andaryoko di Semarang cukup lama dikenal sebagai budayawan. Pengakuan Andaryoko sebagai Supriyadi, tentu semua pihak tidak bisa langsung mengklaim benar atau salah.
Pengakuan Andaryoko perlu diselidiki lebih jauh agar hal ini, tidak sekadar menjadi isu mengambang. Sejumlah data dan informasi seperti file foto yang ada serta mempertemukan dengan pihak keluarga, tentu bisa menjadi titik awal untuk menemukan fakta sesungguhnya.(Nur Istibsaroh/N42)
Mengapa Susah Orgasme?
Andaryoko Wisnu Prabu (88), pensiunan Sekretaris Karisidenan Semarang, Jawa Tengah mengaku dirinya sebagai Shodancho Supriyadi, pahlawan nasional pemimpin pemberontakan Pembela Tanah Air (Peta), Blitar yang selama ini dinyatakan hilang.
Ragam (ANT/AMO) –
Andaryoko menceritakan, dirinya mantan Menteri Keamanan Rakyat pertama di masa Bung Karno, pengawal utama Presiden Soekarno, dan memiliki nama panggilan khusus dari Bung Karno […]
Ditinggal Tunangannya Menikah, ABG Merana
Andaryoko Wisnu Prabu (88), pensiunan Sekretaris Karisidenan Semarang, Jawa Tengah mengaku dirinya sebagai Shodancho Supriyadi, pahlawan nasional pemimpin pemberontakan Pembela Tanah Air (Peta), Blitar yang selama ini dinyatakan hilang.
Ragam (ANT/AMO) –
Andaryoko menceritakan, dirinya mantan Menteri Keamanan Rakyat pertama di masa Bung Karno, pengawal utama Presiden Soekarno, dan memiliki nama panggilan khusus dari Bung Karno […]
Kerukunan Antar Etnis di Pecinan Semarang
Andaryoko Wisnu Prabu (88), pensiunan Sekretaris Karisidenan Semarang, Jawa Tengah mengaku dirinya sebagai Shodancho Supriyadi, pahlawan nasional pemimpin pemberontakan Pembela Tanah Air (Peta), Blitar yang selama ini dinyatakan hilang.
Ragam (ANT/AMO) –
Andaryoko menceritakan, dirinya mantan Menteri Keamanan Rakyat pertama di masa Bung Karno, pengawal utama Presiden Soekarno, dan memiliki nama panggilan khusus dari Bung Karno […]
132 pemilik Apotik Di Panggil BNK
Andaryoko Wisnu Prabu (88), pensiunan Sekretaris Karisidenan Semarang, Jawa Tengah mengaku dirinya sebagai Shodancho Supriyadi, pahlawan nasional pemimpin pemberontakan Pembela Tanah Air (Peta), Blitar yang selama ini dinyatakan hilang.
Ragam (ANT/AMO) –
Andaryoko menceritakan, dirinya mantan Menteri Keamanan Rakyat pertama di masa Bung Karno, pengawal utama Presiden Soekarno, dan memiliki nama panggilan khusus dari Bung Karno […]
Yoga Wajah Hilangkan Kerutan
Andaryoko Wisnu Prabu (88), pensiunan Sekretaris Karisidenan Semarang, Jawa Tengah mengaku dirinya sebagai Shodancho Supriyadi, pahlawan nasional pemimpin pemberontakan Pembela Tanah Air (Peta), Blitar yang selama ini dinyatakan hilang.
Ragam (ANT/AMO) –
Andaryoko menceritakan, dirinya mantan Menteri Keamanan Rakyat pertama di masa Bung Karno, pengawal utama Presiden Soekarno, dan memiliki nama panggilan khusus dari Bung Karno […]
Mayat Siti Di Ketemukan
Andaryoko Wisnu Prabu (88), pensiunan Sekretaris Karisidenan Semarang, Jawa Tengah mengaku dirinya sebagai Shodancho Supriyadi, pahlawan nasional pemimpin pemberontakan Pembela Tanah Air (Peta), Blitar yang selama ini dinyatakan hilang.
Ragam (ANT/AMO) –
Andaryoko menceritakan, dirinya mantan Menteri Keamanan Rakyat pertama di masa Bung Karno, pengawal utama Presiden Soekarno, dan memiliki nama panggilan khusus dari Bung Karno […]
Hal-hal Kecil Penunjang Karir Anda
Andaryoko Wisnu Prabu (88), pensiunan Sekretaris Karisidenan Semarang, Jawa Tengah mengaku dirinya sebagai Shodancho Supriyadi, pahlawan nasional pemimpin pemberontakan Pembela Tanah Air (Peta), Blitar yang selama ini dinyatakan hilang.
Ragam (ANT/AMO) –
Andaryoko menceritakan, dirinya mantan Menteri Keamanan Rakyat pertama di masa Bung Karno, pengawal utama Presiden Soekarno, dan memiliki nama panggilan khusus dari Bung Karno […]
Bercinta Saat Kondisi Kantuk?
Andaryoko Wisnu Prabu (88), pensiunan Sekretaris Karisidenan Semarang, Jawa Tengah mengaku dirinya sebagai Shodancho Supriyadi, pahlawan nasional pemimpin pemberontakan Pembela Tanah Air (Peta), Blitar yang selama ini dinyatakan hilang.
Ragam (ANT/AMO) –
Andaryoko menceritakan, dirinya mantan Menteri Keamanan Rakyat pertama di masa Bung Karno, pengawal utama Presiden Soekarno, dan memiliki nama panggilan khusus dari Bung Karno […]
19.065 orang tewas saat gempa bumi di Cina Bulan Mei
Andaryoko Wisnu Prabu (88), pensiunan Sekretaris Karisidenan Semarang, Jawa Tengah mengaku dirinya sebagai Shodancho Supriyadi, pahlawan nasional pemimpin pemberontakan Pembela Tanah Air (Peta), Blitar yang selama ini dinyatakan hilang.
Ragam (ANT/AMO) –
Andaryoko menceritakan, dirinya mantan Menteri Keamanan Rakyat pertama di masa Bung Karno, pengawal utama Presiden Soekarno, dan memiliki nama panggilan khusus dari Bung Karno […]
Pelantikan KAGAMA Cab Surakarta Sabtu Di Taman Balik Kambang Solo
Andaryoko Wisnu Prabu (88), pensiunan Sekretaris Karisidenan Semarang, Jawa Tengah mengaku dirinya sebagai Shodancho Supriyadi, pahlawan nasional pemimpin pemberontakan Pembela Tanah Air (Peta), Blitar yang selama ini dinyatakan hilang.
Ragam (ANT/AMO) –
Andaryoko menceritakan, dirinya mantan Menteri Keamanan Rakyat pertama di masa Bung Karno, pengawal utama Presiden Soekarno, dan memiliki nama panggilan khusus dari Bung Karno […]



