Abdimedia.com
KELUARGA BESAR ABDIMEDIA GROUP MENGUCAPKAN: DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-63 -- JAYALAH SELALU NEGERIKU -- | Andaryoko Wisnu Prabu = Shodancho Supriyadi??? | Polres Bagikan Bendera Merah Putih pada Nelayan, Cegah Distorsi Nasionalisme | Inflasi Indonesia Diperkirakan Sebesar 6,5-7,5 Persen Pada 2009 | RENT the Musical on September 5th & 6th at Taman Ismail Marzuki | Warga DESA Pesanggraan Peringati HUT KEMERDEKAN Ke -63 RI |

Sabtu, 5 Juli 2008

Partai Yang Tahu Kondisi Rakyat Dan Konsisten Adalah Panutan Rakyat

Partai dan organisasi politik yang solider dengan kondisi rakyat dan konsisten mengamalkan prinsip akuntabilitas serta transparansi akan menjadi panutan bagi rakyat, sebaliknya partai atau organisasi politik yang tidak memahami keterpurukan akan mudah ditinggalkan rakyat.Jakarta (ANT/AMO) – 

Demikian orasi pengamat politik dari LIPI Dr Mochtar Pabottingi dalam Peringatan Dekrit 5 Juli di Jakarta, Sabtu. Acara yang juga dihadiri sejumlah tokoh politik, termasuk mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli, Ketua Partai Hanura Fuad Bawazier dan Ketua Umum Partai NKRI Sys NS juga diwarnai peluncuran Tabloid Indonesia Monitor.

Menurut Pabottingi, di mana pun dan kapan pun rakyat tidak pernah terlalu bodoh untuk menyambung dirinya dengan tiap partai yang konsisten membela dan mengangkat harkat hidupnya.

Dia mengemukakan, partai dituntut untuk kembali menegaskan paradigma ideologis masing-masing.

“Partai yang semula bertolak sebagai kekuatan reformis, namun kemudian terkontaminasi Orde Baru menghadapi tugas berat,” katanya.

Partai dan organisasi pejuang dengan landasan ideologis serta sistem pengaderan yang baik, bisa menerapkan kebijakan akses publik, yaitu melarang tiap anggotanya hidup bermewah-mewah di tengah kesulitan rakyat.

Mochtar Pabottingi juga mengingatkan pentingnya kristalisasi politik. “Tanpa kristalisasi politik, tanpa kejelasan posisi-posisi politik, oposisi yang kredibel akan mati dengan sendirinya, digantikan oleh merajalelanya korupsi dan oportunisme,” katanya.

Karakter dan prinsip-prinsip politik luhur menguap di gelanggang. Bersamaan dengan hal itu, elan politik yang hendak menegakkan akuntabilitas, transparansi, pemerintahan bersih dan pertanggungjawaban menguap pula.

Ketiadaan kristalisasi politik, kata Pabottingi, mengakibatkan keadaan yang sangat menyedihkan.

“Seluruh tatanan politik, hukum, ekonomi dan moralitas kita menjadi rawan distorsi dan ketiadaan pertanggungjawaban,” katanya.(*)


TUKAR BANNER ABDIMEDIA (ABDIMEDIA BANNER EXCHANGER)


SILAHKAN AMBIL FEED BANNER ABDIMEDIA DIBAWAH INI & COPY LALU PASTE DIWEBSITE ANDA

KAMI AKAN JUGA MENEMPATKAN BANNER ANDA DI ABDIMEDIA SELAMA FEED BANNER ABDIMEDIA MASIH TERPASANG DIWEBSITE ANDA


BANNER ABDIMEDIA & INFO LOWONGAN KERJA (468x60)

Abdimedia Info Lowongan Kerja

↑ KLIK TULISAN INI UNTUK AMBIL FEED BANNER
INFO LOWONGAN KERJA



Abdimedia.com (AMO) = Hot News

↑ KLIK TULISAN INI UNTUK AMBIL FEED BANNER ABDIMEDIA.COM




ABDIMEDIA.COM © SUSUNAN REDAKSI
36.queries@0.568.seconds