| S | S | R | K | J | S | M |
|---|---|---|---|---|---|---|
| « Jul | ||||||
| 1 | 2 | 3 | ||||
| 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 |
| 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 |
| 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 |
| 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 |
Anda Pengunjung Abdimedia.com
Ke : 7325087
Sedikitnya 1.000 rumah di lima kelurahan di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (5/7), terendam banjir sejak pukul 07.00. Banjir ini terjadi akibat luapan Sungai Ampal yang tidak mampu menampung air hujan sejak dini hari.
Balikpapan, (KMC/AMO) –
Banjir di Kecamatan Balikpapan Selatan itu terjadi di Kelurahan
an Batu Ampar, Gunung Sari, Sumber Rejo, Gunung Bahagia, dan Damai. Namun, yang paling parah terjadi di Kelurahan Damai karena permukiman di 16 RT terendam satu hingga dua meter.

“Kelurahan ini mengalami banjir yang terparah karena daerahnya paling rendah,” kata Suparman, Lurah Damai.
Menurut Suparman, banjir ini terjadi karena debit airnya sangat besar dan sungai ampal tidak sanggup menampungnya. Sementara itu, daerah resapan air di sepanjang sungai juga berubah menjadi kawasan permukiman.
Akibat luapan Sungai Ampal itu, Jalan MT Haryono yang merupakan jalur menuju kawasan elite Balikpapan Baru terputus karena ketinggian air di jalan mencapai dua meter.
Balikpapan merupakan kota pantai yang berbukit-bukit. Akan tetapi, saat ini banyak bukit yang sudah diratakan untuk pembangunan perumahan dan permukiman. Akibatnya, setiap kali hujan air langsung mengalir ke sungai menuju Selat Makassar.
AWAS WARTAWAN AMO GADUNGAN
TANYAKAN ID CARD RESMI DARI AMO